- Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia;
- Berusia minimal 18 tahun, per tanggal 10 Mei 2010;
- Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;
- Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
- Tidak berkedudukan sebagai PNS atau CPNS;
- Mempunyai pendidikan, kecakapan, keahlian dan keterampilan yang diperlukan;
- Berkelakuan baik;
- Sehat Jasmani dan Rohani;
- Bersedia bekerja pada instansi-instansi dalam lingkungan Kementerian Keuangan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Persyaratan Khusus
- Mempunyai Indek Prestasi Kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 3.00 dalam skala 4 bagi lulusan Sarjana (S1) dan 3,25 dalam skala 4 bagi lulusan Pasca Sarjana (S2);
- Umur pada tanggal 10 Mei 2010, tidak lebih dari 27 tahun bagi pelamar lulusan S1 (batas tanggal lahir 10 Mei 1983 dan setelahnya), dan tidak lebih dari 30 tahun bagi pelamar lulusan S1 Akuntansi memiliki register negara untuk Akuntan dan lulusan S2 (batas tanggal lahir 10 Mei 1980 dan setelahnya).
Senin, 10 Mei 2010
Syarat Pendaftaran
Rekrutmen Pegawai - kementerian keuangan republik indonesia
Bergabung Bersama Kami Membangun Bangsa
"Kementerian Keuangan membuka kesempatan bagi para sarjana Indonesia untuk menjadi calon pegawai negeri sipil di 12 unit Eselon I Kementerian Keuangan yang tersebar pada 1.137 kantor di seluruh Indonesia."
Kementerian Keuangan adalah salah satu Kementerian yang mempunyai fungsi strategis, karena hampir seluruh aspek perekonomian negara berhubungan dengan Kementerian Keuangan, khususnya pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan kekayaan negara. Tugas pengelolaan APBN meliputi perumusan kebijakan dan administrasi perpajakan; kepabeanan dan cukai serta penerimaan negara bukan pajak. Termasuk pula kebijakan di bidang penyusunan dan alokasi anggaran; pengelolaan perbendaharaan negara; pengelolaan barang milik negara dan kekayaan negara yang dipisahkan; perimbangan keuangan pusat dan daerah serta pengelolaan utang pemerintah. Selain itu Kementerian Keuangan bertugas pula melakukan pembinaan dan pengawasan pasar modal serta lembaga keuangan non-bank.
Kementerian Keuangan memiliki kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, yang memberikan layanan langsung kepada kementerian/lembaga, dunia usaha, dan masyarakat luas, dengan jumlah pegawai yang mencapai lebih dari 62 ribu orang. Oleh karena itu, adalah wajar apabila Kementerian Keuangan diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang berkualitas dan pelayanan yang terbaik kepada publik.
Untuk memenuhi harapan tersebut Kementerian Keuangan melaksanakan Reformasi Birokrasi yang bertujuan untuk (i) menciptakan aparatur negara yang bersih, profesional, dan bertanggung jawab, serta (ii) menciptakan birokrasi yang efisien dan efektif sehingga dapat memberikan pelayanan publik yang prima.
Reformasi Birokrasi yang saat ini tengah berjalan membutuhkan sumber daya manusia yang profesional, kompeten, bebas dari segala bentuk korupsi, dan penyalahgunaan jabatan serta memiliki keinginan untuk senantiasa memberikan pelayanan publik yang sebaik-baiknya, mampu memenuhi rasa keadilan masyarakat, dan mendahulukan kepentingan rakyat.
Apabila anda, putera-puteri terbaik Indonesia yang berintegritas tinggi, berminat, bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia, serta mempunyai kemampuan tinggi dan komitmen kuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus berkeinginan untuk berperan dalam proses transformasi bangsa menuju masyarakat maju, sejahtera, dan mandiri, kami memberikan kesempatan untuk bergabung bersama di Kementerian Keuangan.
Selamat Bergabung.
INFO BEASISWA KHUSUS MAHASISWA BANTEN
Persyaratan Administrasi Permohonan Bantuan Biaya Pendidikan/Beasiswa D3/S1/S2/S3
APBD 2010
1. Surat permohonan beasiswa dari pemohon, ditujukan untuk Gubernur Banten melalui Kepala Dinas Pendidikan Prov. Banten.
2. Daftar Riwayat Hidup ( cantumkan no. telp/HP)
3. Surat rekomendasi asli dari piminan perguruan tinggi negeri yang menerangkan bahwa pemohon LAYAK mendapatkan bantuan pendidikan/beasiswa.
4. Surat pernyataan dari pemohon yang menyatakan belum pernah mendapatkan bantuan pendidikan dari pihak manapun ( bermaterai Rp. 6000,- )
5. Fotocopy transkip IPK MIN 2,75 dari semester 2 terakhir yang dilegalitas sebanyak 1 lembar.
6. Bantuan biaya pendidikan diperuntukan bagi mahasiswa asal banten yang dibuktikan dengan Fotocopy KTP yang berdomisili di Prov. Banten 1 lembar/ fotocopy akta kelahiran.
7. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa 1 Lembar.
8. Fotocopy berwarna 3×4 1 lembar.
9. Bantuan pendidikan juga diperuntukan bagi mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir dengan melampirkan proposal laporan skripsi/tesis/disertasi.
10. Fotocopy buku tabungan rekening Bank Jabar Banten atas nama pemohon beasiswa.
11. Berkas permohonan dimasukkan ke dalam map buffalo :
Jenjang D3 warna merah
Jenjang S1 warna biru
Jenjang S2 warna kuning
Jenjang S3 warna hijau
12. Besarnya beasiswa pertahun
> D3 Rp. 3.000.000,-
>S1 Rp.4.000.000 ,-
>S2 dan S3 lebih dari Rp. 5.000.000,-
13. Berkas permohonan diserahkan ke Dinas Pendidikan Prov. Banten paling lambat tanggal 31 Mei 2010 ( tidak boleh diwakilkan/datang langsung ke kantor Diknas Banten).
Alamat Kantor Dinas Pendidikan Propinsi Banten :
Kawasan Pusat Pemerintahan Propinsi Banten
Jl. Syech Nawawi Al-Bantani, Palima-Serang telp. (0254) 267064 / 267066 / 267067
Rabu, 10 Maret 2010
Kondisi Demografis
Jumlah penduduk di suatu daerah sebenarnya merupakan aset dan potensi pembangunan yang besar manakala penduduk tersebut berkualitas. Sebaliknya dengan jumlah dan pertumbuhan penduduk yang pesat tetapi dengan kualitas yang rendah akan menjadi beban besar bagi proses pembangunan yang dilaksanakan.
Penduduk Kabupaten Tangerang pada tahun 2006 mengalami peningkatan sebesar 3,55 persen dibanding tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2005 jumlah penduduk Kabupaten Tangerang sebesar 3.317.331 jiwa menjadi 3.435.205 jiwa pada tahun 2006, dengan komposisi jumlah penduduk laki-laki sebesar 1.745.395 jiwa sedangkan perempuan 1.689.810 jiwa (rasio jenis kelamin 103,29).
Jika dilihat rasio jenis kelamin sebesar 103,29, hal ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk laki-laki di Kabupaten Tangerang pada tahun 2006 relatif lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk perempuan. Kecenderungan penduduk yang terus bertambah dari waktu ke waktu, tentunya bukan hanya disebabkan oleh pertambahan penduduk secara alamiah, tetapi tidak terlepas dari kecenderungan migran masuk yang disebabkan oleh daya tarik Kabupaten Tangerang seperti banyaknya perusahaan industri.